Namun, ada baiknya berhenti minum es teh manis dan beralih ke minuman dari buah-buahan seperti jus buah atau infuse water. Ini penting untuk menghindari penggunaan gula yang berlebihan.
Ungkapan itu disampaikan Health and Nutricion Expert dari Nutrifood, Moch Aldis Ruslialdi saat ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu. Ia mengatakan seseorang hanya boleh mengkonsumsi gula kurang lebih 20 gram atau minimal 12 sendok teh dalam sehari.
Berpuasa memang membutuhkan tekad bulat untuk menjalaninya terlebih di tengah cuaca yang begitu panas menyengat. Saat bisa bertahan melawan rasa lapar, salah satu yang tidak bisa dilawan adalah dahaga yang begitu terasa di tenggorokan.
"Seseorang biasanya melakukan metode balas dendam ketika berbuka puasa. Seseorang sebaiknya konsumsi gula tidak boleh lebih dari 20 gram atau minimal 12 sendok teh sehari, es teh manis itu biasanya enam sendok teh per gelas kalau dibayangin misalnya minum tiga es teh manis sehari sudah 18 sendok teh," ujarnya.
Menurut Aldis, minuman yang terbuat dari buah akan membantu mengurangi konsumsi gula. Hal itu karena gyla sudah mengandung gula, serat dan vitamin yang bagus bagi tubuh.
Biasanya, seseorang tidak perlu lagi menambahkan gula di minumannya yang terbuat dari buah. Minuman dari buah-buahan yang dapat diminum saat berbuka puasa seperti, jus jeruk, jus stroberi, jus melon serta infuse water dengan campuran kiwi, stroberi, lemon di dalamnya.
Bagaimana dengan minuman kemasan? Aldis mengatakan, sebaiknya seseorang mengurangi konsumsi minuman botol atau kemasan saat berbuka puasa. Biasanya, minuman botol mengandung 7,5 sendok teh gula.
"Minuman botol lebih banyak gula, biasanya 7,5 sendok teh. Jika terpaksa berbuka dengan minuman botol lebih baik pilih yang less sugar. Kalau sedang berada di rumah bisa membuat minuman fruit base, buah itu sudah memiliki kandungan gula, serat dan vitamin," tuturnya.
Pengetahuan soal kandungan gula saat berbuka itu dinilai penting. Aldis mengatakan, penelitian yang dilakukan tahun 2012 di Timur Tengah menyebut kebanyakan orang cenderung menilai kenaikan berat badan terjadi saat Lebaran. Padahal, kenaikan berat badan terjadi selama berpuasa.
Yang melandasi kenaikan berat badan itu terletak pada konsumsi gula sehari-hari saat berbuka dan sahur. "Meskipun waktu makan lebih sedikit, kenyataannya jumlah makanan yang masuk oleh orang yang berpuasa cenderung lebih banyak," tuturnya.
Maka itu, Aldis menyarankan supaya seseorang mau konsumsi buah-buahan, melakukan olahraga ringan dengan waktu yang berdekatan sebelum buka puasa dan memastikan nutrisi di makanan buka dan sahur. Selain itu, dia juga menyarankan untuk menghindari produksi lemak yang berlebihan. (rah)
Baca Kelanjutan Dari Alasan di Balik Minuman Buah-buahan Baik Buat Berbuka Puasa - CNN Indonesia : http://ift.tt/2sdeBL0
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Alasan di Balik Minuman Buah-buahan Baik Buat Berbuka Puasa - CNN Indonesia"
Post a Comment